Manajer Yang Baik, Harus Bisa Berkomunikasi Dengan Baik

Pada umumnya para manajer baru ini masih canggung dalam menyelesaikan pekerjaan melalui atau bersama timnya karena mereka terbiasa untuk mengerjakan segala sesuatunya sendirian. Buku ini akan mengajarkan Anda menjadi seorang People Manager, yakni manajer yang mampu mengelola orang dan tim di dalamnya untuk mencapai kinerja yang maksimal. Dengan mengenal baik timnya, manajer akan lebih mudah melatih bawahan dan membangun kerja sama.

Pimpinan organisasi perlu memantapkan nilai-nilai dasar tersebut agar budaya dipakai sebagai pedoman berperilaku bagi karyawan. Beda perusahaan, beda pula strategi pengembangan usaha yang dilakukan. Namun, tidak ada salahnya belajar dari perusahaan lain yang terbukti SUKSES menerapkan strategi untuk mengembangkan SDM dan meningkatkan omset perusahaan. Sedangkan soal HOTS lebih banyak mengandalkan kemampuan berpikir kritis.

Wali akan melakukan pencegahan terhadap stafnya buat dapat menentukan apakah kinerja timnya telah baik atau kudu ditingkatkan lagi. Masing-masing manager pasti memiliki caranya sendiri mencukur hari-hari hectic-nya. Bahwa kamu sekarang ngerasa tidak bisa multitasking tapi pengen luar biasa jadi manager band, bisa kok dilatih dengan cara-cara bersahaja seperti mencatat seluruh agenda-agenda penting & memasang alarm pengingat.

Belajar menjadi manager yang baik

Bertambah penting lagi, tanpa pernah mendelegasikan substansi yang Anda swasembada tidak mau mengerjakannya. Para petinggi kongsi memang dituntut guna memimpin para karyawannya, namun bukan berguna Anda harus mengusahakan segala sesuatunya swasembada. Mendelegasikan pekerjaan telanjurkan merupakan salah homo kunci penting di kesuksesan. Seiring beserta karir yang menumpuk dan proyek nun semakin besar, Dikau tidak akan bisa menangani segala peranan sendirian sekaligus melestarikan standar yang semampai.

Untuk urusan jadwal kadang manager band harus “berperang” dengan si artisnya sendiri, karena tak bisa dipungkiri profesi waktu sering periode molor atau kadang kala malah si seniwati mangkir dengan tanda urusan pribadi. Nah, tugas manager lah yang memastikan seluruhnya berjalan sesuai kesibukan. Dalam kadar dengan saling berlainan, dalam tiap organisasi terjumpa hal-hal yang dengan potensial dapat menyulut aktivitas yang tak produktif — pengkhianatan, sikap iri, rumor, atau dendam-dendam dengan sifatnya pribadi. Seluruh itu menghamburkan upaya, dengan kata unik mampu membuat jalannya pekerjaan menjadi tak efektif. Tiap menyeluruh harus belajar sanggup menggunakan energinya dengan tepat; jangan mem-buangnya untuk hal-hal dengan percuma. Anda kudu mengonsentrasikan diri di hal-hal yang sesungguhnya menjadi tugas Kamu, dan tidak menghambur-hamburkan perhatian pada masalah-masalah yang tidak relevan atau aktivitas-aktivitas yang tidak produktif.

Tekad kuat dan senang belajar hal baru menjadi modal Saskya Sastavyana untuk menekuni karier hingga tingkat global. Penerima beasiswa Tanoto Foundation dari Institut Teknologi Bandung ini, kini memegang posisi Shopper Marketing & GT Excellence Manager di Unilever. Salah satu hal paling cerdas yang bisa Anda lakukan sebagai manajer pemasaran adalah mengenal para pesaing dengan sangat baik. Sun Tzu pernah mengatakan jika Anda mengenali diri Anda sendiri dan siapa musuh Anda, maka Anda tidak perlu takut dengan hasil dari 100 pertempuran.